Tuesday, 23 December 2008

Rosela si Serba Guna


Dulu dikenal sebagai bahan dasar pembuatan karung goni, kini Rosela "naik derajat". Seluruh bagian tanamannya bisa dimanfaatkan. Bahkan, kelopak bunganya berkhasiat mengusir batuk hingga darah tinggi.

Roselle, rosella, atau rosela (Hibiscus sabdariffa Linn.) termasuk salah satu anggota famili Malvaceae yang kaya serat. Tanaman lain yang satu kerabat dengan Rosela antara lain kembang sepatu dan waru. Bunganya berwarna merah gelap, dengan kelopak bunga (kaliks) dan lebih tebal dibandingkan kembang sepatu.


Tanaman rosela adalah sejenis perdu yang tumbuh dari biji dengan ketinggian mencapai 2 meter dan berbunga sepanjang tahun. "Jika bijinya ditaburkan di tanah dan disiram, akan tumbuh dengan cepat. Dari penaburan sampai jadi kecambah memakan waktu selama satu minggu. Sebulan kemudian baru tumbuh bunga. Setelah dua tahun tingginya akan mencapai 2 meter dan bisa panen sampai 12 kali. Setelah itu, tanaman akan mati," jelas Solikin.

Tak ada syarat tertentu untuk tanah yang akan ditanami Rosela. Yang penting subur dan gembur. "Bisa tumbuh di mana saja, baik di hawa dingin atau panas." Hanya sajam selama pertumbuhan, Rosela tidak tahan terhadap genangan air. "Syarat yang penting untuk tumbuh adalah kena sinar matahari. Jika tak di tanah, bisa ditanam di pot atau malah di poly bag."

Pemangkasan Rutin
Untuk pembentukan cabang, lakukan pemangkasan pucuk paling tidak tiga bulan sekali. Jika tak dipangkas, cabangnya akan sedikit dan buahnya sangat minim. "Cara pangkasnya sangat sederhana, kok. Tinggal dipetik daunnya saja, lalu tambahkan pupuk kandang agar tambah subur."

Mengenai pupuk kandang ini, menurut Solikin, hanya dengan media itu, pertumbuhan Rosela agak lambat. "Karena ini untuk dikonsumsi, tentu saja tidak boleh diberi pupuk kimia. Lebih bagus lagi jika menggunakan pupuk yang organik murni dan tidak ada campuran kimia sama sekali."

Penyiraman dilakukan tergantung cuaca dan musim. Di musim kemarau, lakukan penyiraman tiap hari. Sebaliknya, di musim hujan lakukan seminggu sekali, di bagian atas tanaman. "Hati-hati di musim kabu. Kalau embun terlalu tebal biasanya ada jamur di bawah daun yang bisa mematahkan pohon. Jamur juga tumbuh jika telat melakukan penyiraman di pagi hari."

Lantas, bagaimana jika tumbuh jamur? Mudah saja. "Biasanya jamurnya hanya sedikit dan tidak menyebar ke tanaman lain. Cukup buang saja di bagian daun yang kena," jelas Solikin.

Rosela bisa juga ditanam di sela-sela tanaman sayur lain. Penanganan khusus baru diperlukan ketika sampai di pengolahan kelopak bunga, karena akan menjadi bahan untuk konsumsi. "Misalnya, kelopak bunga yang sudah dipilih harus disiram dulu. Jadi, saat dijual di pasaran, konsumen tak perlu mencuci lagi. Tinggal dicampur air hangat atau dingin," tutur Solikin sambil menyarankan cukup sekali menyeduh Rosela. "Jika dilakukan dua kali, rasanya sudah beda dan tingkat keasamannya pun berkurang."

Seluruh bagian pohon Rosela, mulai dari daun, serat, kelopak bunga, sangat berguna. "Daunnya bisa dijadikan sayur asam dan sayur bening." Sementara bunganya untuk pembuatan jus, saos, sirup.

SEDUHAN ROSELA
Dulu, Rosela dikenal sebagai bahan dasar pembuat karung goni. Kini kelopak bunganya dimanfaatkan sebagai penyembuh berbagai penyakit semisal darah tinggi, kolesterol, atau batuk.

Caranya? Seduh 3 kelopak bunga Rosela kering dengan segelas air, lalu diminum. Jika rutin diminum tiap hari, penyakit tersebut bisa hilang. "Jika Anda mengidap sakit lambung tambahkan gula di seduhan Rosela karena sasa asamnya bisa merusak lambung," saran Solikin.

KAYA VITAMIN
Di Malaysia, Rosela disebut asam paya, asam kumbang, atau asam susur. Sedangkan sebutan lainnya adalah jamaican sorrel (India), oseille rouge (Perancis), quimbombo chino (Spanyol), karkade (Afrika Utara), dan bisap (Senegal).

Kurang jelas asalnya dari mana, tetapi banyak yang mengatakan tanaman tropis ini berasal dari India meski ada juga sebagian orang mengatakan asalnya dari Afrika Barat. Sementara itu, Rosela sudah diperkenalkan di Malaysia sejak tiga abad lampau.

Yang jelas, kelopak bunga Rosela banyak mengandung Vitamin A, Vitamin C, dan asam amino.

Noverita K. Waldan

Sumber: http://www.tabloidnova.com/

  © Blogger template Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP